Skip to Main Content

PELANGGAN YANG KRITIS

Ilustrasi artikel: PELANGGAN YANG KRITIS tentang KARFIKSI
Ilustrasi artikel: PELANGGAN YANG KRITIS tentang KARFIKSI
Author
senna
Published date
Estimated reading time
1 min read
Views count
17 kali dibaca
WhatsApp X

Category: KARFIKSI

Seperti biasa, siang ini warung makan Ceuk Mumun di penuhi pelanggan. Para kuli bangunan, yang usai mengerjakan pekerjaan berat. Banyak duduk beristirahat di warung ini. Ceuk Mumun senang, melihat kursi warungya penuh terisi.

            “Ceuk,” tegur seorang pelanggan.

”Iya Kang.” Ceu Mumun menghampiri meja orang itu.

”Saya teh, pesan nasi satu.” Ceuk Mumun mulai mencatat.

”Terus, Kang?”

”Tempe separuh, tahu satu, sama sambel setengah sendok. Berapa Ceuk?” Ceuk menghitung biaya makanan orang itu.

”Tempe sebaruh Rp.500,- tahu satu 15 nasi satu Rp.3500,-” Sebelum Ceuk Mumun usai menghitung, orang itu bangkit berdiri sambil memandang tajam Ceuk Mumun.

”Ah gelo Ceuk, nasi satu Rp.3500,-? Kalau sepiring jadi berapa atuh?” Ceuk nampak kaget, sementara orang disekitar mereka tertawa mendengarkan kata-kata pelanggan itu.

Browse other interesting articles in the topics of hiburan.

Contribute to Disabilitas.com: Have a story, opinion, or interesting experience regarding disability and inclusion? We would love to publish your work! You can submit your writing easily and read the complete guidelines on the Write for Us page.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Disabilitas.com langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.